Senin, 07 September 2015

DASAR - DASAR KOMUNIKASI - TUGAS 1

DEFINISI 
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin  Communicare atau Communis yang berarti  sama  atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti  kita berusaha agar  apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.

DASAR KOMUNIKASI 
1.    Niat menyangkut      : Apa yang akan disampaikan 
                                         Siapa sasarannya 
                                         Apa yang akan dicapai 
                                         Kapan akan disampaikan
2.     Minat, ada dua factor yang mempengaruhi yaitu:
·        Faktor obyektif   : merupakan rangsang yang kita terima.
·        Faktor subyektif : merupakan faktor yang menyangkut diri si penerima stimulus. Bisa memenuhi kebutuhan kita (fisiologis dan psikologis).
3.    Pandangan, merupakan makna dari informasi yang disampaikan pada sasaran. Menafsirkan informasi yang diterima tergantung pada pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan kerangka pikir seseorang.
4.    Lekat, merupakan informasi yang disimpan oleh si penerima.
Alasan seseorang LUPA :  – Psikologis  : Tdk suka akan pesan tsb.
                                                – Fading        : Info tdk digunakan dalam waktu lama shg ingatan                                                                                   mengabur.
                                                – Blocking    : Info baru cenderung mengaburkan info lama yg belum                                                                            melekat dalam ingatan.
5.    Libat, merupakan keterlibatan panca indera sebanyak-banyaknya.

JENIS KOMUNIKASI
1.      Berdasarkan Cara Penyampaian
·    Lisan         : Secara langsung berbicara. Tidak dibatasi jarak.
·    Tertulis     : Untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat dan jelas.
2.      Berdasarkan Kelangsungan
·        Langsung             : Tanpa perantara orang ke-3 ataupun media.
·        Tidak langsung   : Dengan bantuan pihak ke-3/alat/media.
3.      Berdasarkan Perilaku
·        Formal                  : Tatacaranya telah diatur dalam struktur tertentu. Biasanya terjadi dalam suatu organisasi/perusahaan. Contoh : Rapat kerja perusahaan, seminar, konferensi, dsb.
·        Informal               : Terjadi di dalam organisasi/perusahaan yang tidak diatur dalam struktur dan tidak mendapat pengakuan resmi. Contoh : Gosip, kabar burung, dll.
·        Nonformal          : Jembatan antara komunikasi formal dan informal yang dapat memperlancar penyelesaian tugas resmi dan dapat mengarahkan komunikasi informal menjadi formal. Contoh : Rapat ulangtahun perusahaan.
4.      Berdasarkan Maksud Komunikasi

·        Pidato
·        Ceramah
·        Memberi saran
·        Wawancara
·        Memberi perintah atau tugas
5.      Berdasarkan Ruang Lingkup
·        Internal                : Berlangsung dalam lingkungan organisasi/perusahaan yang terjadi antara                                  anggota. Dibagi menjadi 3 :
a)      Vertikal (atasan kepada bawahan)
b)      Horizontal (antara orang-orang yang berkedudukan sejajar)
c)      Diagonal (antara orang-orang yang berkedudukan tidak sama namun tidak vertikal)
·        Eksternal              : Antara organisasi/perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada di luar.
6.      Berdasarkan Aliran Informasi
·        Searah (simplex)   : berlangsung dari satu pihak saja.
·        Dua arah (duplex) : berlangsung dari 2 pihak/lebih. Terdapat feedback.
7.      Berdasarkan Peranan Individu
·        Individu – individu             : Komunikator harus dapat mempengaruhi individu lain.
·        Individu – lingkungan        : Individu harus punya kemampuan untuk menngadakan hubungan                                               dengan lingkungan.
·        Individu – 2 kelompok/lebih  : Individu berperan sebagai perantara 2 kelompok/lebih.
8.      Berdasarkan Jumlah yang Berkomunikasi
·        Interpersonal      : Berkomunikasi dengan diri sendiri secara disadari maupun tidak.
·        Intrapersonal      : Komunikasi pribadi-pribadi mengenai masalah yang pribadi.
9.      Berdasarkan Kemasan Pesan
·        Verbal                   : Diwakili dengan kata-kata. Terjadi secara lisan maupun tertulis.
·        Nonverbal             : Diwakili dengan ekspresi wajah, gestur, dll.

MODEL – MODEL KOMUNIKASI
1.    Model S-R
Merupakan model paling mendasar. Menunjukkan komunikasi sebagai aksi-reaksi sederhana. Kata-kata, isyarat, gambar, dan tindakan akan merangsang seseorang untuk memberi respon.
2.    Model Aristoteles (klasik)
Disebut juga sebagai seni berpidato. Terjadi ketika seorang pembicara menyampaikan pembicaraannya dalam rangka mengubah sikap mereka (persuasi). Faktor – faktor yang mempengaruhi persuasi adalah : Isi pidato, susunan, dan cara penyampaiannya.
3.    Model Lasswell

Biasa digunakan dalam komunikasi massa. Pengirim pesan mempunyai keinginan untuk mempengaruhi penerima sehingga dipandang sebagai upaya persuasi. Akibat yang terjadi dari persuasi tergantung bentuk dan cara penyampaian. Kelemahan dalam model ini adalah tidak adanya feedback.
4.    Model Shannon dan Weaver
Model ini melukiskan suatu sumber yang menyandi/menciptakan pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran kepada penerima.
5.    Model Newcomb (ABX)
Menggambarkan tentang seorang A yang menyampaikan informasi kepada seorang B mengenai suatu hal X. Model ini disebut juga sebagai model keseimbangan. Pembicaraan dikatakan seimbang apabila antara A dan B terdapat persamaan pendapat dan mereka berusaha untuk tetap mempertahankan posisi tersebut. Sedangkan jika keadaan tidak seimbang maka mereka berusaha untuk mengurangi perbedaan yang ada sehingga keadaan menjadi relatif seimbang.
6.    Model Berlo (SCMR)
·     Source      : Pembuat pesan (seseorang/kelompok)
·     Channel    : Medium yang membawa pesan
·     Message  : Terjemahan gagasan kedalam kode simbolik (bahasa/isyarat)
·     Receiver   : Sasaran komunikasi

KOMUNIKASI DAN PERIKLANAN
Source (Produsen)
Produsen bermaksud supaya produk/jasa/ide digunakan oleh konsumen.
·        Produk adalah barang yang bernilai ekonomis yang diperlukan oleh konsumen.
F  Produk tahan lama                  :  Yang tidak habis dipakai. Misalnya perabotan, mobil, elektronik, dsb.
F  Produk tidak tahan lama         :  Habis dipakai. Misalnya, sabun, makanan, minuman, dsb.
·        Jasa adalah layanan yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen.
·        Ide adalah hasil pemikiran yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen.

Message (Iklan)
Iklan adalah pesan-pesan penawaran yang dibuat untuk membantu menjual produk/jasa/ide yang dimaksud.

Channel (Saluran)
·        Media adalah alat perantara yang digunakan dalam menyalurkan pesan penawaran kepada konsumen. Misalnya surat kabar, majalah, radio, televisi, internet, billboard, bioskop, VCD/DVD, mobile, dsb.
·        Disini terjadi proses pemilihan media yang paling kuat pengaruhnya untuk membantu menyalurkan pesan-pesan iklan.

Receiver (Audiens)
·        Audiens orang yang menjadi sasaran penyampaian iklan.
·        Komunikasi dalam komunikasi periklanan sering disebut khayalak konsumen atau calon konsumen yang menjadi pengguna produk/jasa/ide yang ditawarkan.
·        Komunikasi menerima iklan dan mengolahnya sehingga menghasilkan efek.

Effect (Efek)
Efek adalah tujuan yang diharapkan oleh komunikasi periklanan dapat berupa:
·        Kognitif: Pengetahuan terhadap produk
·        Afektif: Menyukai
·        Konatif: Tindakan pembelian.

Tahap Mencapai Efek
1. Exposure                         : Konsumen diterpa (terdedah) atau tersentuh oleh pesan iklan.
2. Processing                      : Konsumen akan mengolah isi iklan dan membandingkan dengan yang ada dalam memorinya.
3. Communication Effect :
·        Kesadaran terhadap produk.
·        Pengetahuan terhadap produk.
·        Menyukai produk.
·        Mengutamakan merk.
·        Yakin akan produk.

4. Target Audience Action : Konsumen membeli produk yang ditawarkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar